Doa Penawar Kesedihan Setelah Kehilangan Pasangan

Ustadz Khalid Basalamah

21 Agustus 2026

Doa dan juga permintaan Ummu Salamah radhiyallahu 'anha pada saat suaminya, Abu Salamah, wafat. Dan waktu itu Abu Salamah ini termasuk orang-orang Muslim yang baik imannya di awal-awal Islam. Dan Ummu Salamah masih muda, dia khawatir fitnah. Maka dia setelah meninggal Abu Salamah, dia mendengarkan hadis Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam:

"Inna lillahi wa inna ilaihi rooji'un."

'Kami milik Allah, kami akan kembali kepada Allah.'

"Allahumma'jurnii fii mushibatii..."

'Ya Allah, berikanlah aku pahala dalam musibahku ini...'

Maksudnya musibah meninggal suami. Kalau mungkin ibu-ibu dengan perceraian suaminya.

"...wa akhlif lii khoiron minhaa."

'Gantikan aku lebih baik darinya.'

Kata Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam: "Kecuali Allah ganti musibahnya menjadi kesenangan."

Jadi Ummu Salamah bilang, "Saya amalkan doa ini selama tiga bulan. Dan saya terus bertanya-tanya, kira-kira siapa lebih baik daripada Abu Salamah?"

Ternyata setelah tiga bulan, datang lamaran Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Dan Rasulullah lebih baik daripada Abu Salamah, otomatis.