Mengapa AI Tidak Bisa Menggantikan Peran Guru?

Ustadz Abdurrahman Zahier

17 Agustus 2026

Guru itu tidak akan bisa digantikan oleh AI, enggak akan bisa. AI bisa ngajarin, tapi AI tidak bisa mendidik, karena pendidikan itu ada ruhnya, dan ruhnya iman. Sehingga, makanya pendidikan jauh lebih luas spektrumnya dibandingkan pengajaran.

Kalau pengajaran itu hanya transfer ilmu, tapi kalau pendidikan itu transfer iman, transfer hidayah, hidayatul irsyad.

Itulah kenapa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam butuh ketemu sama malaikat Jibril. Sebetulnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bisa saja nerima langsung melalui hatinya, langsung dari langit. Bisa enggak? Bisa, possible.

Tapi kenapa perlu ada sesi beliau dipeluk oleh malaikat Jibril ketika Gua Hira? Kenapa beliau perlu malaikat Jibril itu menyerupai seorang Baduy yang bertanya tiba-tiba kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan meletakkan lutut kepada lutut? Lalu mengapa malaikat Jibril perlu menyerupai Dihyah Al-Kalbi, seorang sahabat yang paling tampan dari kalangan para sahabat? Kenapa perlu ada ketemu?

Karena pendidikan itu butuh bertemu, beda dengan pengajaran. Kalau pengajaran bisa Zoom, bisa pakai AI. Makanya guru itu tidak akan bisa digantikan oleh AI, enggak akan bisa.