Mengapa Orang Sholeh Ikut Kena Dampak Bencana Alam?

Ustadz Muamar Ma'ruf

21 Agustus 2026

Allah Subhanahu wa Ta'ala takkan pernah membinasakan satu kaum kecuali kaum tersebut semuanya durhaka kepada Allah. Apabila ada orang beriman, orang berimannya Allah selamatkan. Itu yang zaman dahulu.

Tapi sekarang macam mana? Kenapa ketika ada satu tempat, ada satu kawasan, di mana situ ada orang beriman tapi kena musibah semuanya kena? Kenapa ni? Paham tak maksudnya?

Kalau di zaman dahulu, kalau Allah nak turunkan bala kepada satu kaum, maka Allah selamatkan orang beriman dulu. Disuruh keluar orang berimannya, tinggal orang kafir saja, baru turunlah bala.

Tapi zaman sekarang, ada satu musibah yang menimpa satu kaum, tapi di situ ada orang beriman, kena semuanya. Apa? Mantap! Masya-Allah, betul. Karena yang orang sholeh tersebut diam lihat maksiat. Ketika diam lihat maksiat, akhirnya dia pun juga akan kena sekali. Itu yang disebutkan oleh Allah dalam surah Al-Anfal:

وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَّا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنكُمْ خَاصَّةً
"Takutlah kamu akan suatu azab yang bukan hanya menimpa orang-orang zalim secara khusus."

Tapi semuanya kena terlibat, akibat.

Sampai-sampai di dalam hadis yang sahih Nabi sebutkan:

لَتَأْمُرُنَّ بِالْمَعْرُوفِ وَلَتَنْهَوُنَّ عَنِ الْمُنْكَرِ
"Hendaklah kalian menyeru kepada kebaikan dan menghalang manusia daripada kemungkaran,"
أَوْ لَيُوشِكَنَّ اللَّهُ أَنْ يَبْعَثَ عَلَيْكُمْ عِقَابًا مِنْهُ ثُمَّ تَدْعُونَهُ فَلَا يُسْتَجَابُ لَكُمْ
"kalau tak Allah akan timpakan azab kepada kalian semua, yang ketika itu kalian memohon pertolongan Allah, Allah tak tolong kalian."