Makna Syukur dan Ucapan Terima Kasih dalam Islam

Ustadz Khalid Basalamah

6 Agustus 2026

Syukur bahasa Indonesianya sebenarnya terima kasih. Kalau kita sedang berbuat baik pada seseorang atau orang lain yang berbuat baik pada kita, lalu kita mendengarkan ucapan dari dia, "Terima kasih, Pak," "Terima kasih, Ibu," "Terima kasih, akh," "Terima kasih, ukhti," misalnya. Atau kita yang mengucapkan pada orang yang sudah berbuat baik kepada kita.

Subhanallah, secara fitrah, alami, maka kita yang membantu atau memberikan sumbangsih kepada orang itu pasti akan merasa sangat nyaman karena orang ini menilai pemberian kita. Begitu juga pada saat kita memberikan atau kita diberikan sesuatu oleh orang lain dan kita mengatakan terima kasih, atau kita balas yang setimpal dengan pemberiannya. Dia memberikan makanan, kita berikan makanan; dia berikan minuman, kita berikan minuman. Saya yakin kita juga merasa puas karena sudah minimal membalas dengan ucapan. Dia pun juga akan merasakan seperti yang kita rasakan tadi kalau kita yang menerima ucapan terima kasih.

Tapi tanpa disamakan makhluk dengan Allah Subhanahu wa Ta'ala, Allah ini adalah Dzat yang betul-betul paling pantas untuk kita syukuri. Karena memang semua nikmat hanya datang dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.