Rahasia Anak Punya Sifat Qana'ah dan Percaya Diri
Ustadz Abdurrahman Zahier
Saya tahu ada seorang anak yang sekolahnya sekolah mahal, tapi karena dia dapat beasiswa, orang tuanya middle low, bukan termasuk middle up, artinya bukan berasal dari wealth family, biasa saja. Tapi anak ini enggak ngerasa minder. Teman-temannya dianterin pakai mobil-mobil yang mahal sama supirnya, antar jemput. Dia seringkali naik ojol, dia seringkali dianterin sama ayahnya pakai motor, tapi berprestasi dan enggak minder.
Mau kerja kelompok di rumah dia, silakan ayo. Mau main di mana, dia akan biasa ikut, meskipun dari ujung kaki sampai ujung rambut enggak ada pakaian, enggak ada sepatu, enggak ada tas yang branded, biasa saja semua.
Kenapa kok ada anak yang di sisi lain menuntut terus, lingkungannya sama, tapi ada anak di sisi lain yang tidak menuntut? Ternyata kebiasaan ibunya pun demikian. Pas dicek, oh beda didikan. Ternyata ibu di rumahnya, yang satu yang tadi qana'ah, yang satu yang tadi biasa saja, dia pedenya minta ampun kalau gaul sama teman-temannya meskipun pakaiannya enggak ada yang branded, ternyata sudah terbiasa si ibu ketika dikasih jatah nafkah, syukurnya minta ampun. Sangat bersyukur, sangat menerima dengan lapang dada, berterima kasih.
Makan itu enggak pernah nanya mau makan apa, tapi yang di depan mata itu yang dimakan, ini yang Allah kasih. Akhirnya enggak nuntut. Kenapa anak enggak nuntut? Karena ibunya juga enggak nuntut kepada suaminya. Karena seorang istri enggak nuntut juga kepada suaminya. Karena nuntut itu berawal dari mencari yang enggak ada.