Keutamaan Istighfar dan Pintu Taubat yang Tak Pernah Tertutup

Ustadz Khalid Basalamah

23 Agustus 2026

Dalam sebuah riwayat atau atsar disebutkan, Iblis berkata:

"Ya Allah, sesungguhnya demi kemuliaan-Mu, aku akan menyesatkan dan terus membuat anak cucu Adam berbuat pelanggaran sehingga jauh dari rahmat-Mu."

Maka Allah pun mengatakan:

"Demi kemuliaan dan keperkasaan-Ku, Aku akan terus memaafkan mereka selama mereka istighfar." (HR. Ahmad, no. 10807)

Dan ini sebuah hadiah luar biasa. Karena Iblis tidak pernah tidur 24 jam, selalu berusaha menyesatkan manusia. Kita bisa bayangkan godaan setan itu masuk ke dalam hidup kita 24 jam. Mau kita sedang hidup atau kita tidur, tidur pun juga tetap digoda dengan mimpi-mimpi.

Kadang-kadang ada orang tidur, Subhanallah, tidak istirahat, penuh dengan kekacauan dalam mimpinya. Mimpi berantem, mimpi ribut, mimpi yang menakutkan, semua dari setan. Sampai seseorang mau wafat pun maka digoda oleh syaitan supaya dia tidak mengucapkan "Laa ilaaha illallah" di akhir hidupnya.

Karena kata Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam: "Siapa yang akhir hidupnya 'Laa ilaaha illallah' akhir kata-katanya, masuk surga." Tidak semua orang bisa mengucapkan ini. Kata Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, syaitan akan datang menggoda seseorang bahkan pada saat akan meninggal dunia.

Nah, dibukanya pintu taubat dan istighfar ini sebuah bonus yang luar biasa. Misal Iblis menggoda kita berbuat satu dosa sampai 10 tahun, di hari pertama tahun ke-11, Allah ilhamkan dalam hati kita merasa menyesal dan takut kepada Allah, lalu kita taubat. Dalam hitungan satu hari bisa saja dosa 10 tahun hilang. Maka ini sebuah bonus yang luar biasa yang tidak boleh kita anggap remeh.