Larangan Menghina Diri Sendiri dan Menyalahkan Takdir

Ustadz Khalid Basalamah

29 Juli 2026

Tidak boleh kita menghina diri kita sendiri. Apapun itu sifatnya, Teman-teman sekalian, kita ini ciptaan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Jangan pernah menghina diri kita sendiri.

Jadi jangan sampai seseorang di antara kita, misal dia menggunakan pakaian dia rasa tidak cocok buat tubuhnya, lalu kemudian dia mengatakan:

"Kenapa sih saya jelek sekali? Kenapa postur tubuh saya begini? Kenapa saya lahir di kota ini ya? Kenapa saya lahir dari ibu dan bapak ini?"

Atau orang tua mengatakan:

"Kenapa saya diberikan anak seperti ini dan itu?"

Padahal sebenarnya itu tidak ada pilihan buat kita. Ada hal-hal, Teman-teman sekalian, kita tidak punya pilihan sama sekali. Lahir dari rahim ibu dan dari sperma ayah siapa, kita enggak bisa milih. "Saya enggak mau ibu ini, saya enggak mau ayah itu." Atau kita menolak jenis kelamin kita, "Saya enggak mau jadi laki-laki misalnya. Kenapa saya harus lahir laki-laki?" Akhirnya mereka paksakan diri untuk operasi kelamin misalnya, nauzubillah. Atau menyesal jadi perempuan, "Harusnya saya menjadi laki-laki," lalu menyalahkan takdir. Semuanya masuk di dalamnya.

Tidak boleh, Teman-teman sekalian. Tugas kita hanya menggunakan tubuh ini sebagai fasilitas untuk beribadah kepada Allah. Percaya diri saja, selesai.

Jadi intinya, jangan pernah menghina diri sendiri. Tidak boleh menghina orang lain, tidak boleh menghina diri sendiri. Ini penting sekali ya untuk kita garis bawahi. Tinggal nikmatin sebagai sebuah fasilitas, percaya diri saja.